Revolusi bilangan e

Bilangan e relatif bilangan yang baru dikenal. Istilah yang lazim untuk menyebut bilangan ini adalah bilangan logaritma alam. Bilangan e tergolong bilangan transedental yang dimana pertama kali keberadaannya disebutkan oleh [Joseph] Liouville (1809 – 1882). Besarnya bilangan ini adalah limit dari ekspresi (1 + 1/n) yang mempunyai pangkat n, dimana n terus meningkat sampai tak terhingga.
Pernyataan di atas dapat dinyatakan dalam bentuk:

E = lim (1+i/n)n = 2,718281828
n→∞

Kisah
Simbol bilangan e pertama kali digunakan oleh [Leonhard] Euler dalam karya-karyanya yang ditulis pada tahun 1727-1728, ketika dia masih di St. Petersburg dan dimunculkan lagi pada tahun 1731. Dalam bukunya Mechanica yang terbit pada tahun 1736, bilangan e sudah muncul sendirian, yang mungkin terinspirasi oleh kara eksponensial. Untuk menghormati Euler, maka e terus dipakai sampai sekarang.
Tahun 1757, Euler menentukan bahwa e adalah bilangan irrasional, disusul pada tahun 1873, [Charles] Hermite membuktikan bahwa bilangan e adalah bilangan transedental.



sumber : http://www.mate-mati-kaku.com/asalAsalan/revolusiBilanganE.html


.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Popular Posts