Persamaan di batu nisan

Membuat bulu kuduk bergidik sekaligus memancing rasa ingin tahu adalah keusilan yang tidak umum. Lazimnya, di atas batu nisan tertulis tahun kelahiran dan tahun kematian disertai nama. Memang otak seorang matematikawan, Diophantus (200 – 250), tidak nyaman apabila tidak memberi problem. Dia tidak memberikan tahun kelahiran dan tahun kematian namun sebuah persamaan yang berbunyi:

Seperenam kehidupan yang diberikan Tuhan kepadaku adalah masa muda. Setelah itu, seperduabelasnya, cambang dan berewokku mulai tumbuh. Ditambah sepertujuh masa hidupku untuk menikah, dan tahun kelima mempunyai anak. Sialnya, setengah waktu dari kehidupanku digunakan untuk mengurus anak. Empat tahun kegunakan untuk bersedih. Berapa umurku?

Berapa umur Diophantus? Satu peubah dalam satu persamaan sehingga langsung dapat dicari hasilnya. Hasilnya disertakan di bawah halaman ini.
.



Jawaban:
andaikan umur Diophantus = x, sehingga x = 1/6x + 1/12x + 1/7x + 5 + ½x + 4 akan diperoleh x = 84


sumber : http://www.mate-mati-kaku.com/aksiSelKelabu/persamaanDiBatuNisan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Popular Posts